Polycade Menghadirkan Kenangan Game Klasik Favorit Anda

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Gizmo.id – Masa kecil Tyler Bushnell dihabiskan dengan bersepeda sejauh 6 mil hampir setiap weekend hanya untuk menghabiskan uang simpanannya untuk bermain game di mesin dingdong yang sedang trend saat itu, Street Fighter II.

Bertahun-tahun kemudian dengan bekal kenangan tersebut, Tyler Bushnell, putra penemu Atari Nolan Bushnell menciptakan mesin yang diberi nama Polycade, dapat dipasang di dinding dan dapat memainkan ribuan game klasik yang pernah trend di masanya. Polycade terdiri dari layar 28 inch dan joystick untuk 3 pemain yang bisa berhadapan secara langsung, hal yang dirasakan hilang dari permainan modern saat ini.

polycade 4

Tampilan video game modern saat ini lebih bersifat online dan menghabiskan waktu yang relatif cukup lama hanya untuk satu jenis game. Pemain merasa kehilangan interaksi antar pemain yang sesungguhnya, bersosial, berkompetisi dalam arti sebenarnya yang hanya dapat di temukan pada jenis permainan di mesin klasik.

Mesin model lama yang berukuran besar, berat, sulit untuk diperbaiki dan hanya memainkan satu jenis permainan di dalam satu mesin. Polycade mencoba mengatasi masalah ini, dengan tampilan yang lebih ringkas, ringan, mudah diperbaiki dan mampu memainkan ribuan game, mesin dingdong modern ini mengembalikan kenangan akan masa-masa kejayaan permainan game klasik.

dingdong

Judul-judul permainan game klasik seperti Pac-Man, Galaga, Bionic Commando, 1942 dapat dihidupkan kembali di Polycade, sistem open-source teknologinya juga memungkinkan untuk menghadirkan jutaan game dari berbagai sistem konsol yang pernah ada termasuk Nintendo, Atari, Sega Genesis dan Playstation 1.

polycade 2

Saat ini Polycade masih dalam tahap produksi dan diharapkan dapat dirilis bulan Maret 2016. Rencananya mesin Polycade ini akan dilepas ke pasaran seharga $1.950.

Citylab.com

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest
loading...
ahok