7 Browser Terbaik, Ringan dan Tercepat untuk Android dan iOS

Kegiatan berselancar di dunia maya dan internet sudah menjadi salah satu aktivitas rutin kita sehari-hari dalam menggunakan smartphone. Tentunya kita selalu berharap agar aktivitas browsing yang kita lakukan dapat berjalan dengan nyaman dan cepat. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi hal ini adalah browser yang digunakan.

Oleh sebab itu, kita harus pintar-pintar dalam memilih browser. Sebagai software untuk membuka halaman web yang ada di internet, performa dan kemampuan browser memegang pengaruh besar dalam hal kecepatan akses sebuah halaman web dan kenyamanan kita sebagai pengguna.

Lantas, browser apa yang sebaiknya digunakan?

Berikut adalah daftar rekomendasi browser terbaik, ringan dan tercepat untuk Android maupun iOS.

Google Chrome

Google Chrome kami pilih sebagai browser terbaik untuk Android dan iOS saat ini. Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Statista, Chrome merupakan penguasa pangsa pasar mayoritas pengguna web browser di seluruh dunia. Hal ini saja sudah cukup membuktikan bahwa Chrome menjadi pilihan terbaik para pengguna internet.

Selain itu, Chrome yang merupakan produk dari Google ini juga sudah menjadi salah satu aplikasi bawaan HP Android, yang juga sama-sama produk dari Google. Hal ini membuat Google Chrome bisa berjalan dan terintegrasi secara maksimal pada smartphone Android karena berasal dari pengembang yang sama. Tak hanya itu, developer Google Chrome juga selalu melakukan peningkatkan untuk memberikan kemampuan terbaik dalam hal browser cepat nan modern.

Dari sisi desain dan tampilan visual, Chrome menawarkan antarmuka yang ramah pengguna sehingga mudah digunakan dan tampilan keren yang minimalis. Mereka sudah menerapkan motto ini sejak lama hingga sekarang, bahkan kini Chrome menjadi kiblat dari browser lain dalam mengembangkan tampilannya.

Dari sekian banyak fitur yang dimiliki Chrome, favorit kami adalah sinkronisasinya di seluruh perangkat, dengan fitur ini kita bisa membuka riwayat browsing pada PC kita di perangkat Android. Dalam hal sinkronisasi cross-device, maka Chrome adalah juaranya.

Kemudian dari sisi inovasi, Chrome termasuk ke dalam browser yang paling inovatif. Hal ini ditunjukan dengan fitur pada Chrome Android yang berupa “tambah ke layar utama”. Fitur ini memungkinkan website yang tidak memiliki aplikasi Android “berasa” mempunyai aplikasi Android dan bisa diakses dari layar utama tanpa perlu membuka browser. Berterimakasihlah dengan penemuan Progressive Web Apps (PWA) yang terintegrasi dengan baik degan Chrome.

Mozilla Firefox

Mozilla Firefox pernah menjadi browser dengan pangsa pasar terbesar kedua dan dalam segi jumlah pengguna aktif tidak terlalu berbeda dengan Chrome pada tahun 2012. Meskipun kini sudah bisa dibilang kalah jauh dari Chrome yang terus berekspansi, tetapi Firefox masih mampu mempertahankan posisi keduanya dalam daftar web browser terbaik hingga kini.

Salah satu fitur unggulan Firefox adalah Add-ons yang memungkinkan kita untuk menginstal beragam macam add-ons demi memenuhi berbagai kebutuhan dan keperluan kita. Tak hanya tersedia untuk perangkat PC, fitur Add-ons ini bahkan juga tersedia pada aplikasi Firefox versi Mobile. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan pengalaman baru menggunakan browser mobile layaknya browser PC.

Selain Add-ons, ada satu lagi fitur yang kami sukai dari Firefox, yaitu “Pemblokiran Pemutaran Otomatis”. Fitur ini akan memblokir video yang secara otomatis diputar di situs yang kita kunjungi, di mana video-video yang mengganggu ini biasanya dapat ditemukan di situs-situs berita mainstream. Fitur ini tentunya sangat bermanfaat untuk kita yang browsing dengan mengandalkan tethering dari smartphone dalam meminimalkan penggunaan data..

Tidak seperti Chrome yang lumayan berat, Firefox sedikit lebih ringan. Bahkan pengembangnya membuat aplikasi Firefox versi Lite yang mana jauh lebih ringan dan cepat daripada aplikasi Firefox yang asli. Versi Lite ini tentunya sangat membantu bagi kita yang masih menggunakan smartphone Android dengan spesifikasi pas-pasan.

Microsoft Edge

Microsoft Edge merupakan browser bawaan dari sistem operasi Windows. Namun meski demikian, pengembang aplikasi ini juga menyediakan versi Android dan iOS yang dapat diunduh secara gratis.

Dari segi performa dan kinerja, kecepatan Edge sangat memuaskan tak hanya di laptop, tetapi juga di platform Android. Karena kehebatan performanya tersebut, maka Edge layak dijuluki sebagai web browser ringan tercepat saat ini.

Opera

Pilihan browser terbaik selanjutnya adalah Opera. Opera kami pilih bukan tanpa alasan, melainkan karena sudah memiliki sejarah panjang dalam dunia browser, terutama browser mobile. Melihat sejarah ke belakang Opera telah tersedia untuk HP legendaris seperti Nokia dengan sistem operasi Java, banyak dari kita yang menggunakan Opera sebagai browser pertama di HP.

Salah satu fitur andalan Opera adalah terdapat VPN bawaan yang gratis dan tanpa batas kecepatan ataupun pemakaian, dengan menggunakan VPN ini kita dapat membuka semua situs yang diblokir oleh pemerintah dengan bebas dan tanpa hambatan.

Fitur utama lain pada Opera adalah kemudahan dalam mengakses dan membagikan alamat web dengan teknologi QR Code, teknologi ini dapat mempermudah sekaligus mempercepat ketika kita berbagi tautan web, untuk mengunjunginya tidak perlu lagi mengeja dan menulis situs hanya bermodalkan kamera.

Brave

Menjadi “kuda hitam” dalam pertarungan browser terbaik, Brave hampir mirip seperti Microsoft Edge yang menggunakan kode terbuka Chromium dalam pengembangannya.

Secara bawaan, Brave memberikan perlindungan kepada pengguna khususnya dalam hal privasi. Secara otomatis brave memblokir pelacak situs, iklan yang berbahaya, protokol HTTP, situs yang mengarah ke Malware & Phising dan yang paling penting adalah pemblokiran terhadap script penambang kripto yang ada pada situs-situs yang kita kunjungi.

Hal terakhir yang menjadi visi Brave adalah menghilangkan konsep iklan yang dimonopoli perusahaan besar dengan mengambil data pribadi perusahaan dan diganti dengan konsep mengirim tip kepada pembuat konten favorit kita.

Vivaldi

Walaupun umurnya masih sangat muda, tetapi Vivaldi layak masuk ke dalam daftar web browser terbaik. Hal ini berkat opsi kustomisasinya yang lengkap dan luas. Ya, kita bisa melakukan beberapa kustomisasi atau perubahan di Vivaldi, seperti mengubah address bar, mengubah tab, membuat gestur mouse, membuat shortcut keyboard tambahan, dan masih banyak yang lainnya.

Selain kustomisasi, fitur Vivaldi lain yang cukup menarik adalah tampilan UI-nya yang adaptif. Tampilan dan warna Vivaldi akan berubah sesuai dengan tema warna website yang sedang kamu kunjungi. Wow, unik bukan? Tidak berhenti di situs, Vivaldi juga hadir membawa fitur screenshot yang jarang dimiliki oleh browser lain. Fitur ini memungkinkan kita untuk mengambil sebagian atau seluruh halaman situs yang sedang dikunjungi dan membagikan hasilnya kepada teman-teman dengan cepat.

Kemudian, browser yang mirip seperti Opera ini juga mendukung ekstensi Chrome. Sementara itu, fitur-fitur web browser lainnya seperti Ad Blocker, Dark Mode, Bookmarks Manager, hingga QR Code Scanner juga sudah tersedia di Vivaldi.

Puffin Browser

Bosen dengan web browser mainstream seperti Chrome dan Firefox? Mau nyobain browser lain tapi yang cepat? Cobalah Puffin Browser. Tertulis pada halaman resminya, mereka mengklaim bahwa browsernya tersebut dapat meningkatkan kecepatan browsing di perangkat mobile dengan memindahkan beban kerja dari perangkat dengan daya yang terbatas ke cloud server. Dengan begitu, halaman situs dapat dimuat dengan lebih cepat.

Selain itu, Puffin juga memiliki sistem algoritma yang dapat melakukan kompresi data terhadap pemuatan situs yang bisa menghemat kuota internet kita hingga mencapai angka 90%. Fantastis bukan? Fitur data saving dengan algoritma kompresinya ini bahkan juga bisa kita atur sesuai kebutuhan di pengaturan.

Namun, jika kita menggunakan perangkat mobile dengan spesifikasi yang mumpuni, fitur data savingnya ini mungkin tidak terlalu terasa. Karena fitur ini memang ditujukan untuk perangkat-perangkat spesifikasi rendah. Di perangkat tersebut, fitur data saving Puffin diklaim terasa sangat signifikan.

Fitur menarik lainnya dari browser besutan CloudMosa Inc ini adalah fitur download-to-cloud. Fitur ini memungkinkan kita untuk mendownload file dan menyimpanya di akun cloud storage kita dengan cepat dan mudah, tanpa mengurangi kuota data sama sekali karena terjadi secara cloud-to-cloud. Fitur download-to-cloud ini support untuk ukuran file maksimal 1GB.

Baca artikel dan berita tebaru lainnya dari Gizmo.ID di Google News.

Tinggalkan komentar