Mengenal Jaringan 5G Beserta Manfaatnya

Jaringan 5G merupakan generasi ke lima dari teknologi wireless broadband setelah 4G LTE. Teknologi 5G akan membantu masyarakat dalam hal transfer data secara lebih cepat hingga mencapai puluhan gigabit per detik.

Mengawal Indonesia menuju 5G broadband internet service, berikut 3 fakta menarik seputar jaringan 5G yang wajib Anda tahu.

Mendukung Era Internet of Things

Jaringan 5G mendukung IoT

Saat ini dunia sedang disibukkan dengan perkembangan teknologi Internet of Thing (IoT)  yang memungkinkan benda-benda sekitar memiliki kemampuan untuk saling bertukar data tanpa bantuan dari manusia dan hanya butuh koneksi internet.

Salah satu faktor penting untuk mewujudkan era IoT ini ialah kehadiran teknologi 5G. 5G memiliki kemampuan jaringan super cepat dengan jeda waktu minimal sehingga perangkat yang terkoneksi IoT dapat menjalankan fungsinya secara otomatis dan maksimal.

Adapun wujud nyata dari konsep IoT ini misalnya adalah smart home dan smart city yang saat ini tengah gencar diterapkan oleh pemerintah untuk membangun suatu daerah agar semakin berkembang dan maju.

Akses Data yang Cepat dari Cloud

Cloud merupakan media penyimpanan berbentuk virtual seperti Google Drive, OneDrive, dan Dropbox. Dengan cloud, Anda tak perlu menyediakan slot memori berukuran besar untuk menyimpan banyak data-data penting.

Cloud bukanlah teknologi terbaru, hanya saja kecepatan akses cloud tidak secepat saat Anda melakukan akses data secara langsung dari media penyimpanan perangkat Android atau iOS milik Anda. Oleh sebab itu, cloud seringkali berfungsi sebagai tempat untuk backup data bukan sebagai media penyimpanan utama.

Hadirnya 5G broadband internet service dengan kecepatan berlipat-lipat memungkinkan untuk mengakses data secepat Anda mengakses data di media penyimpanan internal. Dengan begitu, di era jaringan 5G nanti diprediksi smartphone atau laptop tak butuh lagi ruang penyimpanan yang besar.

Latensi Semakin Kecil Dengan Jaringan 5G

Latensi merupakan waktu yang dibutuhkan oleh paket data untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya. Sebagai contoh, ketika Anda memberi perintah menembak dalam permainan online melalui tombol keyboard yang ditekan, maka akan ada jeda waktu sebelum karakter benar-benar melakukan perintah Anda. Bila jeda waktu berlangsung dengan lama itu berarti latensinya besar.

Kalau jaringan 4G memiliki latensi 10 milidetik, tingkat latensi pada teknologi 5G akan kurang dari 1 milidetik. Dengan latensi yang sangat kecil ini, maka setiap perintah yang diberikan pada perangkat dapat dieksekusi secara instan.

Baca Juga : Internetan Tanpa Batas Dengan MiFi XL Go Izi

Itulah 3 keunggulan 5G broadband internet service yang dapat Anda rasakan. Melalui perhelatan Asian Games 2018 lalu, bersama Telkomsel, Indonesia untuk pertama kalinya menghadirkan pengalaman teknologi 5G kepada masyarakat. Anda sudah merasakannya?

loading...